Chastello: Usaha Makanan Ringan yang tidak Ringan

Berawal dari sebuah Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) yang diikuti oleh mahasiswa yang bernama Sri Indah Rini, Fatimah Atikasari, dan Ulfatunnasiha. Dana hibah PMW yang didapatkan ini terbilang cukup besar, sehingga mampu dimanfaatkan oleh ketiga mahasiswi ini untuk menjadi modal membuka sebuah usaha toko makanan ringan, empat tahun lalu. Makanan ringan yang biasa menjadi jajanan khas mahasiswa sebagai makanan cemilan ini, menjadi ladang usaha tersendiri yang cukup menarik dan menggiurkan.  Berawal hanya dari delapan macam jenis makanan ringan yang dijual hingga kini mampu menambah mencapai delapan puluh macam jenis makanan ringan yang tersedia. Sebuah usaha makanan yang sangat sederhana, namun omzet yang dihasilkan ternyata tidak sesederhana itu, bahkan setiap bulan omset yang dihasilkan bisa mencapai 10 juta rupiah.
Pasang surut dalam dunia usaha merupakan hal yang biasa. Chastello sendiri baru mulai terlihat perkembangannya setelah satu tahun berjalan. Pernah suatu hari bahkan omset yang di dapatkan jauh dari kata untung atau bahkan bisa dibilang merugi. Ditahun-tahun awal merupakan masa adaptasi tersendiri bagi sang pemilik, karena harus mulai belajar memanajemen sebuah toko. Toko yang awalnya dirintis oleh tiga mahasiswi ini pun, mengalami permasalahan dalam pengelolaan. Pemilik yang awalnya ada tiga orang, sekarang hanya tinggal tersisa satu orang yaitu Sri Indah Rini, hal ini dikarenakan kedua pemilik lainnya seperti Fatimah Atikasari dan Ulfatunnasiha, harus segera kembali ke daerah asal masing-masing setelah mereka lulus.
 Berjualan makanan ringan butuh inovasi tersendiri agar tetap bisa bertahan hingga empat tahun seperti sekarang ini. Toko yang terletak di belakang kampus ISI Surakarta ini, telah beberapa kali mengalami inovasi, mulai dari menambah jenis snack agar pilihan lebih beragam, adanya penambahan jenis makanan dan minuman lain yang di jual, seperti jus, permen, dan juga es krim.
Sri Indah Rini menjelaskan bahwa dalam bidang usaha apabila usaha kita dalam waktu satu tahun tidak juga mengalami perkembangan, memang sebaiknya kita mengganti dan mencari jenis usaha lain yang kita lakukan, namun jika itu terjadi baru sekitar tiga atau empat bulan, kita tidak boleh lantas menyerah, yang harus kita lakukan adalah terus melakukan inovasi dan evaluasi agar usaha kita terus berkembang.