Si besi pun juga mudah rapuh lho, makanya harus diberi treat meal yang tepat agar tubuh tetap sehat! Siapakah gerangan si besi itu?
Si besi yang bersemayam dalam tubuh kita tersebut terdapat pada komponen sel darah merah kita. Apabila tubuh kita kekurangan zat besi maka tubuh akan merasakan letih, lemah, lesu, lunglai, dan lemas atau yang sering disingkat menjadi 5 L. lantas bagaimanakah cara mencegahnya?
Bayam, ya si hijau ini merupakan jenis sayuran yang sudah sangat familiar dikonsumsi oleh kita. Seperti yang telah kita ketahui, selain memiliki begitu banyak manfaat ternyata sayur bayam memiliki kandungan zat besi yang berlimpah dan dapat dijadikan sebagai nutrisi pembentukan sel darah merah dalam tubuh kita.
Sehingga secara tidak langsung bayam bisa mencegah kita menderita penyakit kekurangan darah atau yang dikenal dengan nama anemia. Penderita anemia sangat tidak mengenakkan dan bisa membuat hidup menjadi kurang bergairah. Tubuh para penderita anemia ini akan mudah lemas, cepat merasa lelah meskipun melakukan pekerjaan yang ringan. Ketika berolah raga pernapasan akan mudah tersengal-sengal, sering merasa pusing, wajah nampak pucat dan apabila berdiri terlalu cepat dari posisi duduk maka tubuh akan terasa gontai seperti mau roboh. Oleh karena itu, kegiatan fisik menjadi aktivitas yang sering dihindari oleh para penderita anemia.
Penyebab yang dapat menimbulkan anemia sangat beraneka ragam. Namun, anemia yang disebabkan kekurangan zat besi yang paling mudah diobati. Hal ini tentu saja dengan rutin menyantap makanan yang mengandung zat besi, seperti bayam. Lalu adakah pantangan yang harus dihindari?
Apabila kita telah mengkonsumsi banyak sumber zat besi, ada beberapa pantangan. Seperti misalnya menghindari makanan yang bisa mencegah penyerapan zat besi oleh tubuh, yaitu contohya kafein. Makanan atau minuman yang mengandung kafein dapat mencegah penyerapan zat besi. Jadi, sudah berapa banyak pun makanan mengandung zat besi yang disantap kalau disertai juga dengan mengkonsumsi minuman misalnya seperti teh dan kopi maka kandungan zat besi dalam makanan tersebut akan tidak ada gunanya.
Adakah zat makanan sumber-sumber zat besi selain bayam? Tentulah ada banyak pilihan antara lain:
1. Vitamin A
Selain penting untuk kesehatan mata, vitamin A juga penting untuk meningkatkan jumlah sel darah merah. Vitamin A juga membantu dalam mobilisasi zat besi dari untuk dimasukkan ke dalam hemoglobin, pigmen yang mengangkut oksigen. Buah-buahan yang merupakan sumber vitamin A seperti aprikot, melon, jeruk, plum, mangga, semangka dan buah yang dikeringkan.
2. Vitamin B kompleks
Beberapa vitamin B kompleks penting untuk produksi dan fungsi sel darah merah. Di antaranya adalah B-12, B-6, B-5 tiamin dan riboflavin. Sementara B-12 berasal dari produk hewani, vitamin B kompleks lainnya secara luas didistribusikan ke seluruh pasokan makanan. Buah-buahan yang merupakan sumber vitamin B kompleks antara lain pisang, kurma, mangga, anggur, nanas, semangka, melon, alpukat dan buah delima.
3. Vitamin C
Vitamin C sangat meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi nonheme, yang membuat naik sekitar dua pertiga dari jumlah zat besi diserap, menurut Linus Pauling Institute. Buah yang kaya vitamin C antara lain buah jeruk, lemon, jeruk nipis, strawberry, kiwi, mangga, pepaya dan nanas.
4. Zat besi
Zat besi sangat penting untuk struktur dan fungsi sel darah merah. Zat besi merupakan komponen dalam perumusan hemoglobin, yang sangat penting untuk transportasi dan penyimpanan oksigen. Buah yang merupakan sumber zat besi yang baik meliputi kismis, plum, alpukat, blackberry, ceri, anggur, semangka, raspberry dan buah ara.
5. Mineral
Tembaga dan fosfor memainkan peran dalam kesehatan dan fungsi sel darah merah. Linus Pauling Institute mengatakan tembaga membantu dalam metabolisme zat besi, sedangkan fosfor membantu hemoglobin dalam pengiriman oksigen ke jaringan tubuh. Buah yang kaya fosfor dan tembaga antara lain kiwi, kurma, mangga, alpukat, blackberry dan delima.
Selain dari zat-zat makanan di atas yang terkandung dalam berbagai macam jenis buah-buahan. Sumber zat besi juga dapat diperoleh dari jenis makanan lainnya, seperti daging atau ayam, kerang, tiram, ikan salmon, tuna, roti/ sereal yang terbuat dari gandum utuh, pasta kacang-kacangan, kubis, lobak merah, ubi, kembang kol, brokoli, kapri, sawi hijau, dan kedelai hitam.
Sebenarnya langkah yang paling bijak dalam menjaga kondisi kesehatan, yakni dengan mengkonsumsi makanan seimbang dan olahraga teratur mungkin menjadi alternatif yang harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi akan lebih baik jika kita terus memantau perkembangan kesehatan tubuh kita secara rutin. Jangan lupa konsumsi makanan penambah darah untuk menjaga kadar darah dalam tubuh, apabila produktifitas hidup tidak ingin terganggu. Salam Sehat, Tetap Semangat
(sumber: detikhealth.com dan kompas.com)
