Selama ini orang lebih memelihara kebugaran fisik ketimbang otak. Padahal otak merupakan pusat dari kontrol segala aktivitas manusia. Banyak cara yang mudah dan murah untuk menjaga kebugaran otak. Kebugaran otak dapat diperoleh jika aliran darah ke otak lancar atau pasokan oksigen oleh jantung dan paru-paru maksimal, sehingga aliran darah ke semua jaringan tubuh termasuk ke otak akan lebih banyak. Sehingga hal ini memungkinkan otak bekerja optimal.
Otak merupakan bagian tubuh yang befungsi sebagai pusat pengendali organ-organ tubuh dan otak selalu berhubungan dengan intelejensia atau kecerdasan seseorang. Oleh karena itu, otak bisa disebut sebagai CPU dari kegiatan tubuh kita ini, dengan meningkatkan daya ingat otak kita maka kinerja tubuh yang lain akan terbantu guna menunjang semua aktivitas kita sehari-hari. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kecerdasan otak, salah satunya melalui senam otak (brain gym). Senam otak ini pertama kali dikemukakan oleh Paul E. Dennison, peraih gelar doktor dalam ilmu pendidikan dan pernah menjabat sebagai Direktur Valley Remedial Group Learning Centers in Southern California.
Senam otak bisa digunakan untuk semua golongan usia, mulai dari bayi hingga para manula. Namun fungsinya berbeda, bagi para manula senam otak bisa membantu menunda penuaan dini dalam arti menunda pikun atau perasaan kesepian yang biasanya menghantui para manula. Sedangkan bagi anak-anak senam otak ini bisa membantu meningkatkan kecerdasan anak, meningkatkan kepercayaan diri, menangani anak yang mengalami masalah dalam proses belajar mengajar. Selain itu senam otak juga sering digunakan untuk terapi beberapa gangguan pada anak-anak seperti hiperaktif, gangguan pemusatan perhatian, gangguan emosional, sindrom pada bayi dan gangguan kemampuan belajar.
Gerakan-gerakan senam ringan yang dilakukan melalui olah tangan dan kaki, dapat memberikan rangsangan atau stimulus ke otak. Stimulus itulah yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif seperti kewaspadaan, konsentrasi, kecepatan, dalam proses belajar, memori, pemecahan masalah dan kreativitas. Menurut Tri Gunadi Dosen FK UI yang juga Direktur Pusat Terapi Tumbuh Kembang Anak YAMET dalam detikhealth.com, ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam menerapkan senam otak yang dikenal dengan istilah PACE (Positive, Active, Clear, dan Energetic), yaitu:
1. Energetic, untuk bersikap energik diperlukan pendukung berupa air putih minimal 125 cc. Berguna untuk menyalurkan oksigen ke otak dan melarutkan garam sehingga mengoptimalkan fungsi energi listrik di dalam tubuh.
2. Clear, untuk menjernihkan diperlukan pemijatan pada daerah saklar otak (brain button). Daerah yang dipijat adalah titik dua jari di bawah tulang selangka (clavikula) dengan satu tangan dan tangan lainnya menggosok daerah pusar.
3. Active, dilakukan dengan cara gerakan silang (cross crawl). Caranya dengan menggerakkan tangan kanan bersamaan dengan kaki kiri dan sebaliknya.
4. Positive, yaitu dengan melakukan gerakan kait relaks (hook ups), tangan disilangkan dengan jempol dibagian bawah, lalu diputar sambil kaki disilangkan.
Salam sehat, tetap semangat bermanfaat
(sumber: kompas dan detikhealth dengan sedikit editan)
.jpg)