Apa yang terbayang di benak anda saat bersantai di sore hari ? Pastinya ingin bersama keluarga bersantai di teras rumah sambil menikmati secangkir minuman hangat dan sepiring gorengan yang masih panas. Barangkali menu kali ini sangat cocok untuk menemani suasana sore hari anda. Mendoan Purwokerto, merupakan makanan rakyat yang menjadi primadona kuliner khas masyarakat Purwokerto Kabupaten Banyumas sepanjang masa. Tetapi tahukah bagaimana resep original (asli) mendoan itu sendiri? Berikut ini adalah resep original (asli) mendoan Purwokerto.
BAHAN:
Tempe batangan daun pisang khas mBanyumas (diutamakan bukan yang dibungkus pake plastik) karena bungkus daun pisang akan memberikan aroma tersendiri terhadap rasa tempe.
200 gr tepung beras
50 gr tepung terigu
5 batang daun bawang
Air & Minyak goreng
BUMBU:
3 siung bawang putih
1,5 sdm ketumbar
Garam
Kunyit (optional)
CARA MEMBUAT:
Iris tipis tempe (sekitar 3-5 milimeter)
Campurkan adonan tepung bersama irisan daun bawang beserta bumbu yang telah dihaluskan
Celupkan tempe ke dalam adonan
Goreng hingga mendo*
Sajikan panas-panas bersama cigitan**
*dalam bahasa Jawa Ngapak Banyumas, kata “mendo” berarti matang tetapi tidak sampai terlalu kekuningan. Dan tingkat kematangan itulah yang membedakan antara mendoan dengan gorengan lainnya.
** yang dimaksud cigitan dalam hal ini adalah cabai rawit pedas. Cabai rawit yang digunakan adalah cabai pedas segar, diutamakan cabai rawit yang berwarna hijau hingga menguning dan sudah cukup umur sehingga mempunyai tinggkat kepedasan yang pas sehingga akan menambah rasa sensasi nikmat bila dikolaborasikan pada saat memakan mendoan Purwokerto.
Info Gizi :
Tempe yang satu ini merupakan salah satu jenis tempe yang paling banyak ditemukan di Indonesia, dan tempe kedelai ini berasal dari kacang kedelai yang telah difermentasikan dengan jamur Rhizopus oligosporus. Jika Anda menyantapnya sebanyak 100 gram, maka Anda bisa mendapatkan kandungan gizi tempe sebesar 20, 8 protein; 1, 4 gram serat; 8, 8 gram lemak; 155 miligram kalsium; 326 miligram fosfor; 0, 19 miligram vitamin B1; 4 miligram zat besi; 34 mikrogram karoten.
(KlikBanyumas.com)
BAHAN:
Tempe batangan daun pisang khas mBanyumas (diutamakan bukan yang dibungkus pake plastik) karena bungkus daun pisang akan memberikan aroma tersendiri terhadap rasa tempe.
200 gr tepung beras
50 gr tepung terigu
5 batang daun bawang
Air & Minyak goreng
BUMBU:
3 siung bawang putih
1,5 sdm ketumbar
Garam
Kunyit (optional)
CARA MEMBUAT:
Iris tipis tempe (sekitar 3-5 milimeter)
Campurkan adonan tepung bersama irisan daun bawang beserta bumbu yang telah dihaluskan
Celupkan tempe ke dalam adonan
Goreng hingga mendo*
Sajikan panas-panas bersama cigitan**
*dalam bahasa Jawa Ngapak Banyumas, kata “mendo” berarti matang tetapi tidak sampai terlalu kekuningan. Dan tingkat kematangan itulah yang membedakan antara mendoan dengan gorengan lainnya.
** yang dimaksud cigitan dalam hal ini adalah cabai rawit pedas. Cabai rawit yang digunakan adalah cabai pedas segar, diutamakan cabai rawit yang berwarna hijau hingga menguning dan sudah cukup umur sehingga mempunyai tinggkat kepedasan yang pas sehingga akan menambah rasa sensasi nikmat bila dikolaborasikan pada saat memakan mendoan Purwokerto.
Info Gizi :
Tempe yang satu ini merupakan salah satu jenis tempe yang paling banyak ditemukan di Indonesia, dan tempe kedelai ini berasal dari kacang kedelai yang telah difermentasikan dengan jamur Rhizopus oligosporus. Jika Anda menyantapnya sebanyak 100 gram, maka Anda bisa mendapatkan kandungan gizi tempe sebesar 20, 8 protein; 1, 4 gram serat; 8, 8 gram lemak; 155 miligram kalsium; 326 miligram fosfor; 0, 19 miligram vitamin B1; 4 miligram zat besi; 34 mikrogram karoten.
(KlikBanyumas.com)
